Kisah Pengusaha Cafe Sukses Jogja, Omset Milyaran Rupiah

Selamat datang di website foodayrasaprima.com. Masih bersama website yang akan membahas seputar café, franchise, usaha-usaha kuliner, kali ini kami akan membagikan cerita menarik nan inspiratif tentang pengusaha muda yang sukses. Siapakah dia?

Sekarang ini banyak anak muda yang berlomba-lomba untuk memulai wirausaha, terutama dari kalangan mahasiswa. Tak terkecuali dengan Khairul Umam Bento, seorang mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia tahun 2011. Pengusaha cafe ini mulai membangun usaha Bento Group di tahun keduanya kuliah. Hingga kini usahanya telah memiliki lima gerai café, catering, dan dua lembaga kursus bahasa asing dengan empat cabang. Diantaranya Bento Café, Ayumi Café, Nemo Café, Yellow Café, Hallo Café, Bento Catering, Jogya English, dan English Family. Karena semangat berwirausahanya yang tinggi, ia tidak perlu menunggu selesai kuliah untuk memulai bisnis.

Modal awal yang ia gunakan hanya sebesar 7 juta rupiah, 5 juta dari hasil utang pada orang tua, dan sisanya merupakan dana pengembalian dari universitas karena dirinya menerima beasiswa mahasiswa unggulan. Keinginannya untuk berbisnis makin kuat saat ia bertemu seorang pemilik restoran yang terancam bangkrut dan setuju untuk bekerjasama. Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut mulai menghasilkan dan menandai lahirnya Bento Café. Lama kelamaan Bento mampu mengembangkan usahanya dalam kurun waktu 3,5 tahun dan menjadi seorang pengusaha mudadengan omset perhari sebesar 10-15 juta rupiah.

Menurut Bento, mengelola bisnis adalah sebuah pilihan. Gagal pun merupakan konsekuensi yang harus ditanggung oleh seorang pebisnis. Dalam perjalanannya, bisnis Bento tidak serta-merta sukses dan berkembang, ia pernah mengalami kegagalan saat menjalani bisnis rumah makan Padang dan menelan cukup banyak kerugian. Orang tua pun sempat melarang ia untuk berbisnis, namun setelah melihat tangan-tangan terampil Bento, mereka pun luluh dan mendukung.

Pengusaha sukses asal Jogja ini juga sempat mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah standar akibat kesibukannya mengelola bisnis. Walaupun begitu, Bento tak menghentikan mimpinya sampai disitu saja. Ia berjuang mengejar ketertinggalan hingga berhasil meningkatkan akademisnya. Menurutnya, disamping hobi, pendidikan tetaplah yang utama.

Bento masih berharap dapat menggiatkan pemasaran usaha yang ada saat ini, melebarkan sayap usaha kedai kopinya, menggaet investor, hingga memperluas cabang usahanya ke seluruh Indonesia. Sesuai dengan namanya, ia memiliki cita-cita menjadi Bento seperti salah satu single Iwan Fals, yang memiliki rumah mewah, mobil, dan harta yang melimpah.

Itulah tadi sedikit cerita tentang Khairul Umam BentoApabila Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan hubungi kontak yang tertera atau klik di website Fooday Rasa Prima. Bersama kami, solusi dari segala masalah Anda!

WA WhatsApp
CALL Call